Revitalisasi Benteng Amsterdam Sebagai Museum Sejarah dan Icon Kebudayaan Maluku
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Akram, K. (2024). Implementasi Penyerahan Kewenangan Pelestarian Dan Pengelolaan Cagar Budaya Dari Pemerintah Kepada Pemerintah Daerah (Suatu Studi Di Sulawesi Selatan). Vifada Assumption Journal of Law, 2(1), 54-64. https://doi.org/10.70184/r5n7fy77.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks, CA: Sage Publications
Fikri, A. and Hasudungan, A. (2021). Ambon City Local Government Medium-Term Development (RPJMD): Culture Transmission Through Panas Pela of Education as A Peacebuilding. Journal of Local Government Issues, 4(1), 30-44. https://doi.org/10.22219/logos.v4i1.12751.
Gaspersz, S. and Souisa, N. (2023). Negotiating Religious Identities And Modernity In Maluku: A Socio-Historical Perspective. Religió Jurnal Studi Agama-Agama, 13(1), 41-69. https://doi.org/10.15642/religi.v13i1.2260.
Iryana, W. and Mustofa, M. (2023). Upaya Pelestarian Cagar Budaya Batu Bedil Melalui Komunikasi Partisipatif Interpersonal Pada Masyarakat Lokal Di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Purbawidya Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Arkeologi, 12(2), 138-155. https://doi.org/10.55981/purbawidya.2023.683.
Nugroho, Y., Magh’firoh, R., & Gerungan, C. (2023). Perancangan Buku Foto Esai Benteng Kedungcowek Surabaya. Artika, 7(2), 93-110. https://doi.org/10.34148/artika.v7i2.704.
Ririmasse, M. (2023). Revitalisasi Kawasan Bersejarah di Maluku Tengah. Penelitian ini menyoroti peran revitalisasi dalam meningkatkan identitas kawasan dan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui pendekatan arsitektur berkelanjutan.
Rukayah, S., Abdullah, M., & Etenia, A. (2021). Konservasi Menara Sleko Menuju Lansekap Kawasan Kota Kuno Semarang. Jurnal Pengembangan Kota, 9(1), 13-25. https://doi.org/10.14710/jpk.9.1.13-25
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tahir, R. (2021). Adaptive Reuse pada Bangunan Kolonial di Ambon. Studi ini menegaskan bahwa pelestarian bangunan kolonial perlu mempertimbangkan aspek sosial, budaya, dan nilai lokal masyarakat sekitar.
UNESCO. (2011). Recommendation on the Historic Urban Landscape. Paris: UNESCO World Heritage Centre.
Yanlua, S., Kumkelo, S., & Setiaji, A. (2023). Pengembangan Pariwisata Halal Sebagai Upaya Pelestarian Situs Budaya Di Negeri Kaitetu Maluku Tengah. Lingue Jurnal Bahasa Budaya Dan Sastra, 5(1), 77-78. https://doi.org/10.33477/lingue.v5i1.5732.
DOI: https://doi.org/10.52364/zona.v10i1.222
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







